Senin, 28 November 2011

Perkembangan Ekonomi Indonesia


  • Kinerja ekonomi Indonesia tetap positif dengan potensi yang lebih baik lagi di masa depan, walaupun demikian, perkembangan terakhir menunjukkan tantangan dan risiko tetap ada.
  • Portfolio penanaman modal tetap kuat. Aliran penanaman modal asing terus meningkat. 
  • Gangguan di pasar finansial yang disebabkan krisis utang Euro zone yang belum lama ini terjadi, menjadi sumber utama ketidakpastian dan mengingatkan kita bagaimana Indonesia sangat rentan untuk terkena dampak pergerakan aliran modal jangka pendek.
  • Harga minyak yang tinggi menunjukkan opportunity cost subsidy energy Indonesia, dimana penghematan yang berasal dari reformasi dapat digunakan untuk mengurangi dampak buruknya bagi rumah tangga yang rentan. 
  • Pengeluaran pemerintah yang tidak terencana dengan baik menggambarkan hambatan dalam memperbaiki pelayanan publik dan penyediaan infrastruktur.
  • Seperti ditekankan dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025, perbaikan aspek perhubungan merupakan faktor penting bagi Indonesia untuk mencapai potensi pertumbuhannya di masa depan.
  • Untuk mendukung implementasi Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025, diperlukan prioritas kebijakan dan investasi serta komitmen dan koordinasi politik untuk menerapkan berbagai reformasi yang diperlukan.




Masalah Ekonomi di Indonesia


Secara umum, kita semua sudah tahu apa-apa saja yang menjadi masalah dan sumber masalah ekonomi di Indonesia. Seperti masalah pengangguran, kemiskinan, sulitnya kesehatan, sulitnya pendidikan, keamanan dan sebagainya. atau penyebab dari ulah para koruptor, ulah orang-orang yang ingin menang sendiri, dan lain sebagainya.
Untuk mewujudkan perekonomian yang mandiri dibutuhkan ketegasan dalam menghentikan campur tangan asing. Salah satunya dengan menutup pintu masuk campur tangan asing itu, yaitu utang luar negeri.
Jika campur tangan asing sudah terlanjur masuk maka harus segera dibereskan dan dibersihkan. Jika langkah ini tak pernah ditempuh, jangan pernah berharap akan terwujudnya ekonomi Indonesia yang mandiri. Selama sistem Kapitalisme bercokol di negeri ini maka kesejahteraan rakyat yang dicita-citakan hanyalah mimpi.
Ekonomi yang mandiri dan pro-rakyat hanya bisa diwujudkan ketika negeri ini mau menerapkan sistem peraturan Islam. Caranya adalah dengan penerapan sistem perekonomian Islam yang dijalankan dalam bangunan hukum dan sistem politik Islam secara konsisten.
Oleh karena itu saatnya Indonesia keluar dari cengkraman ekonomi yang dinaungi Kapitalisme. Karena jelas-jelas perekonomian yang dibangun hanya berasakan kepentingan belaka. Saatnya Indonesia bangkit dengan kembali pada sebuah aturan mulia yaitu Islam dalam seluruh bidang kehidupan.